Saturday, 21 July 2012

Izzat Mahadi - Garisan Mu

Izzat Mahadi - Garisan Mu

Save Maryam.....

sebarkan meseg ini..

MANGKUK CANTIK,MADU DAN SEHELAI RAMBUT..


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Rasullullah SAW,dengan sahabat-sahabatnya Abu bakar r.a,Umar r.a,Utsman r.a,dan Ali r.a,bertamu kerumah ali r.a,....
Di rumah ali r.a.,istrinya sayidatina fatimah r.ha.,putri Rasullullah saw menghidangkan utk mereka madu yg di letakkan dlm sebuah mangkuk yg cantik,dan ketika semangkuk madu itu di hidangkan sehelai rambut terikut di dalam mangkuk itu.

Baginda Rasullullah SAW,kemudian meminta kesemua sahabatnya utk membuat suatu perbandingan terhadap ketiga benda tersebut(mangkuk yg cantik,madu dan sehelai rambut)
Abubakar r.a.berkata,''iman itu lebih cantik dari mangkuk yg cantik ini,orang yg beriman itu lebih manis dari madu dan pertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut.''

Umar r.a.berkata,''kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yg cantik ini,seorang raja itu lebih manis dari madu,dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut.

Utsman r.a.berkata,''ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yg cantik ini,orang yg menuntut ilmu yg di miliki itu lebih manis dari madu,dan beramal dengan ilmu yg di miliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut.

Fatimah r.a.berkata,''seorang wanita itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yg cantik ,wanita yg ber-purdah itu lebih manis dari madu,dan mendapatkan seorang wanita yg tak pernah di lihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut.

Rasullullah SAW berkata,''seorang yg mendapatkan taufiq utk beramal adalah lebih cantik dari mangkuk yg cantik ini,beramal dengan amal yg baek itu lebih manis dari madu,dan berbuat amal dengan ikhlas adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut.

Malaikat jibril AS berkata,''menegakkan pilar-pilar agama itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yg cantik,menyerahkan diri.harta,dan waktu utk usaha agama lebih manis dari madu,dan memprtahankan usaha agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehelai rambut....

Allah SWT berfirman,''sorga-KU itu lebih cantik dari mangkuk yg cantik itu,nikmat sorg-KU lebih manis dari madu,dan jalan menuju sorga-KU adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut....

Begitulah kalimat-kalimat indah yg di ucapkan sebagai pelajaran bagi umat.

Jom kite baca kisah ttg iblis ketika menghadap Allah..



Dalam sebuah kitab karangan Imam al-Ghazali menyebutkan bahawa iblis itu sesungguhnya namanya disebut sebagai al-Abid (ahli ibadah) pada langit yang pertama, pada langit yang keduanya disebut az-Zahid. Pada langit ketiga, namanya disebut al-Arif. Pada langit keempat, namanya adalah al-Wali. Pada langit kelima, namanya disebut at-Taqi. Pada langit keenam namanya disebut al-Kazin. Pada langit ketujuh namanya disebut Azazil manakala dalam Luh Mahfudz, namanya ialah iblis.

Dia (iblis) lupa akibat urusannya. Maka Allah S.W.T telah memerintahkannya sujud kepada Adam. Lalu iblis berkata, "Adakah Engkau mengutamakannya daripada aku, sedangkan aku lebih baik daripadanya. Engkau jadikan aku daripada api dan Engkau jadikan Adam daripada tanah."
Lalu Allah S.W.T berfirman yang maksudnya, "Aku membuat apa yang aku kehendaki." Oleh kerana iblis memandang dirinya penuh keagungan, maka dia enggan sujud kepada Adam A.S kerana bangga dan sombong.
Dia berdiri tegak sampai saatnya malaikat bersujud dalam waktu yang berlalu. Ketika para malaikat mengangkat kepala mereka, mereka mendapati iblis tidak sujud sedang mereka telah selesai sujud. Maka para malaikat bersujud lagi bagi kali kedua kerana bersyukur, tetapi iblis tetap angkuh dan enggan sujud. Dia berdiri tegak dan memaling dari para malaikat yang sedang bersujud. Dia tidak ingin mengikut mereka dan tidak pula dia merasa menyesal atas keengganannya.

Kemudian Allah S.W.T merubahkan mukanya pada asalnya yang sangat indah cemerlangan kepada bentuk seperti babi hutan. Allah S.W.T membentukkan kepalanya seperti kepala unta, dadanya seperti daging yang menonjol di atas punggung, wajah yang ada di antara dada dan kepala itu seperti wajah kera, kedua matanya terbelah pada sepanjang permukaan wajahnya. Lubang hidungnya terbuka seperti cerek tukang bekam, kedua bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar seperti taring babi hutan dan janggut terdapat sebanyak tujuh helai.

Setelah itu, lalu Allah mengusirnya dari syurga, bahkan dari langit, dari bumi dan ke beberapa jazirah. Dia tidak akan masuk ke bumi melainkan dengan cara sembunyi. Allah S.W.T melaknatinya sehingga ke hari kiamat kerana dia menjadi kafir. Walaupun iblis itu pada sebelumnya sangat indah cemerlang rupanya, mempunyai sayap emapt, banyak ilmu, banyak ibadah serta menjadi kebanggan para malaikat dan pemukanya, dan dia juga pemimpin para malaikat karubiyin dan banyak lagi, tetapi semua itu tidak menjadi jaminan sama sekali baginya.

Ketika Allah S.W.T membalas tipu daya iblis, maka menangislah Jibril A.S dan Mikail. Lalu Allah S.W.T berfirman yang bermaksud, "Apakah yang membuat kamu menangis?" Lalu mereka menjawab, "Ya Allah! Kami tidaklah aman dari tipu dayamu."
Firman Allah bagi bermaksud, "Begitulah aku. Jadilah engkau berdua tidak aman dari tipu dayaku."
Setelah diusir, maka iblis pun berkata, "Ya Tuhanku, Engkau telah mengusir aku dari Syurga disebabkan Adam, dan aku tidak menguasainya melainkan dengan penguasaan-Mu."

Lalu Allah berfirman yang bermaksud, "Engkau dikuasakan atas dia, yakni atas anak cucunya, sebab para nabi adalah maksum."
Berkata lagi iblis, "Tambahkanlah lagi untukku." Allah berfirman yang maksudnya, "Tidak akan dilahirkan seorang anak baginya kecuali tentu dilahirkan untukmu dua padanya."
Berkata iblis lagi, "Tambahkanlah lagi untukku." Lalu Allah berfirman dengan maksud, "Dada-dada mereka adalah rumahmu, engkau berjalan di sana sejalan dengan peredaran darah."
Berkata iblis lagi, "Tambahkanlah lagi untukku." Maka Allah berfirman lagi yang bermaksud, "Dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukan yang berjalan kaki, ertinya mintalah tolong menghadapi mereka dengan pembantu-pembantumu, baik yang naik kuda mahupun yang berjalan kaki. Dan berserikatlah dengan mereka pada harta, iaitu mendorong mereka mengusahakannya dan mengarahkannya ke dalam haram."

"Dan pada anak-anak, iaitu dengan menganjurkan mereka dalam membuat perantara mendapat anak dengan cara yang dilarang, seperti melakukan senggama dalam masa haid, berbuat perkara-perkara syirik mengenai anak-anak itu dengan memberi nama mereka Abdul Uzza, menyesatkan mereka dengan cara mendorong ke arah agama yang batil, mata pencarian yang tercela dan perbuatan-perbuatan yang jahat dan berjanjilah mereka." (Hal ini ada disebutkan dalamsurah al-Isra ayat 64 yang bermaksud : "Gerakkanlah orang yang engkau kuasai di antara mereka dengan suara engkau dan kerahkanlah kepada mereka tentera engkau yang berkuda dan yang berjalan kaki dan serikanlah mereka pada harta dan anak-anak dan berjanjilah kepada mereka. Tak ada yang dijanjikan iblis kepada mereka melainkan (semata-mata) tipuan."

Islam pada awal dianggap aneh dan akan kembali aneh..

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung kalian dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan apa yang kamu minta.” 
[QS Fushilat, 41:30-31]



Dari sahabat Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW bersabda,

بدأ الإسلام غريبا وسيعود غريبا كما بدأ فطوبى للغرباء 
“Islam ini pada awalnya dianggap aneh dan akan kembali menjadi aneh sebagaimana awalnya dan beruntunglah orang-orang yang dianggap aneh saat itu.” 
[HR. Muslim dalam Shohihnya, Kitab Iman (145), dan Sunan Ibnu Majah bab Al-Fitan (3986), Musna Imam Ahmad bin Hambal (2/389)]

Dalam Musnad Imam Ahmad disebutkan,

قيل: يا رسول الله من الغرباء؟ قال: الذين يصلحون إذا فسد الناس 
Seseorang bertanya, “wahai Rasulullah, siapa mereka orang-orang yang aneh (al-Ghuraba’) ?”, Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang tetap berbuat baik ketika manusia telah rusak.” 
[HR. Ahmad dalam Musnadnya (4/74)].

Dalam lafadz lain disebutkan,

الذين يصلحون ما أفسد الناس من سنتي 
“Orang-orang yang tetap berbuat baik dengan sunnahku (mengamalkan sunnahku) sementara manusia merusaknya (meninggalkan sunnah).” 
[HR. Tirmidzi dalam sunannya bab Iman (2630)]

Dalam hadits yang lain disebutkan,

هم أناس صالحون قليل في أناس سوء كثير 
“Mereka adalah manusia-manusia sholih yang berjumlah sedikit diantara manusia-manusia jahat/buruk yang berjumlah banyak.” 
[HR. Ahmad dalam Musnadnya (2/177)]

Sabar itu bukan mudah tanpa iringan ketenangan

sebenarnya dalam hidup ny utk berjaya,kesabaran adalah kunci segalanya..
kalau kita diuji kita sabar,
kalau kita dimaki kita sabar,
kalau kita difitnah kita sabar dan berserah,
Mudahan Yang Satu mmberikan Nur yang abadi..

Sebenarnya.
Tidak mudah untuk sabar..
Atau belajar menjadi sabar..
Kerana kesabaran itu bukanlah sesuatu yg datang bergolek..
Ianya harus dipelajari..
Ianya datang dari hati yg jujur dan tulus suci..
Tanpa prasangka bukan2 atas dugaan yg mndatang..

Akhirnya apabila kita sbar,
Kita akn menerima fadilatnya,
Meski pown bukan secepat kilat..
Namun impaknya kesabaran itu umpama bulan jatuh ke riba..

Ana hamba yang tak sempurna..begitu juga enti..


Saya manusia yang tidak sempurna...
kerana itu saya sampaikan 'dakwah kecil' setakat yang saya tahu. Pesanan yang saya tulis bukan kerana saya org baik.. ia hanya sekadar usaha supaya dikasihi-Nya & peringatan buat diri.....
Jika banyak kekurangan yang kelihatan pada diri saya, Memang benar....Itulah saya...yg berusaha utk perbaiki diri setiap hari...
"Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan hal yang baik apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah" -[imam hasan al-basri]-
Ya Allah..Tetapkanlah hatiku untuk selalu mengingatiMU. Janganlah KAU tinggalkan diriku keseorangan walau sedetik pun... Ku tak ingin sendirian..tanpa belaian kasih sayangMU....Ya Rabb...